Minggu, 14 Oktober 2012

RPP IPA tentang hubungan makhluk hidup

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
DENGAN MENGGUNAKAN
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD
BERFASILITAS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

A. IDENTITAS
Sekolah                      :
Mata Pelajaran           : IPA
Kelas/Semester          : IV/I
Alokasi Waktu           : 2 x 35 menit
Hari/Tanggal              :
Pertemuan                  :
B. STANDAR KOMPETENSI
      Memahami hubungan sesama makhluk hidup dan antara makhluk hidup dengan Lingkungannya
C. KOMPETENSI DASAR
      Mengidentifikasi beberapa jenis hubungan khas (simbiosis) dan hubungan “makan dan dimakan” antar makhluk hidup (rantai makanan)
D. INDIKATOR
1.      Menyebutkan jenis-jenis hubungan khas antar makhluk hidup (simbiosis)
2.      Menjelaskan keuntungan dan kerugian dari hubungan khas antar makhluk hidup (simbiosis)
3.      Menuliskan contoh hubungan khas antar makhluk hidup (simbiosis)
E. TUJUAN PEMBELAJARAN
1.   Melalui tanya jawab siswa dapat menyebutkan jenis-jenis hubungan khas antar makhluk hidup (simbiosis)
2.   Melalui diskusi siswa dapat menjelaskan keuntungan dan kerugian dari hubungan khas antar makhluk hidup (simbiosis)
3.   Melalui diskusi siswa dapat menuliskan contoh hubungan khas antar makhluk hidup (simbiosis)
4.      F.   KARAKTER SISWA YANG DIKEMBANGKAN
      a. Tanggung jawab
      b. Kerjasama
      c. Disiplin
G. MATERI PEMBELAJARAN
Hubungan Antar makhluk Hidup
Ringkasan Materi
Simbiosis adalah hubungan yang sangat erat antara dua makhluk hidup yang berbeda jenisnya.

Hubungan khas terdapat dalam tiga bentuk yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis parasitisme, dan simbiosis komensalisme.

1.      Simbiosis Mutualisme
Simbiosis mutualisme adalah hubungan yang saling menguntungkan antara dua makhluk hidup berbeda
Misalnya hubungan antara lebah dan bunga. Lebah mengisap madu yang terdapat pada bunga. Sementara itu, kehadiran lebah dapat membantu penyerbukan bunga. Setelah penyerbukan, bunga akan berkembang menjadi buah dan biji.

2.      Simbiosis Parasitisme
Simbiosis parasitisme adalah hubungan antara dua jenis makhluk hidup yang menguntungkan salah satu pihak, tetapi merugikan pihak lain. Misalnya, hubungan benalu dan pohon rambutan. Tumbuhan benalu hidup menumpang pohon rambutan. Pohon rambutan disebut sebagai tumbuhan inang. Benalu tidak dapat mengambil air dan zat hara dari tanah. Benalu mengambil kedua bahan makanan tersebut dari pohon rambutan. Dengan cara itu, benalu dapat melakukan proses fotosintesis. Namun, pohon rambutan menjadi kekurangan bahan makanan. Benalu diuntungkan karena mendapat air dan zat hara. Tetapi, pohon rambutan dirugikan karena bahan makanannya berkurang.

3.      Simbiosis Komensalisme
Simbiosis komensalisme adalah hubungan antara dua makhluk hidup berbeda, dalam hubungan ini makhluk hidup yang satu diuntungkan, sedangkan yang lainnya tidak dirugikan maupun diuntungkan. Misalnya, tanaman anggrek yang hidup menempel di dahan pohon asam atau yang lainnya. Tanaman anggrek hidup menempel di dahan pohon hanya untuk memperoleh tempat hidup dan cahaya matahari yang cukup. Meskipun menempel, anggrek tidak mengambil zat-zat hara dari tumbuhan yang ditumpanginya. Jadi, anggrek tidak merugikan tanaman yang ditumpanginya. Sementara itu, anggrek beruntung bisa mendapat tempat untuk hidup.

H.  PENDEKATAN PEMBELAJARAN
      STAD
      METODE PEMBELAJARAN
1. Tanya jawab
2. Diskusi
3. Pemberian tugas
I.    LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1.   Kegiatan Awal (± 5 menit)
a.    Guru melakukan absensi kelas
b.   Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kepada siswa “pernahkah anak-anak merasa dirugikan maupun di untungkan”?
c.       Guru menyampaikan materi yang akan dibicarakan pada proses pembelajaran yaitu  ” Hubungan khas antar makhluk hidup”.
d.   Guru menyampaikan tujuan dari pembelajaran tersebut.
2.   Kegiatan Inti (±55 menit)
A.    Eksplorasi
Guru bersama siswa mendiskusikan materi tentang hubungan khas antar makhluk hidup menggunakan multimedia pembelajaram dengan cara memperlihatkan video dan gambar  binatang pada layar proyektor serta menjelaskan jenis-jenis hubungan khas  antar makhluk hidup dengan penuh tanggung jawab.
B.     Elaborasi
1)        Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok (setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa dengan kemampuan yang berbeda ) dan pembagian kelompok telah ditentukan oleh guru
2)        Meminta anggota tim bekerja sama mengatur meja dan kursi, serta memberikan siswa kesempatan sekitar 5 menit untuk memilih nama tim mereka atau ditentukan menurut kesesuaian.
3)        Membagikan kuis dan lembar kerja siswa (LKS)
4)        Di bawah bimbingan guru siswa diberi kesempatan kerjasama dalam kelompok dengan menggunakan Lembar Kerja Siswa tentang hubungan khas antar makhluk hidup
C.     Konfirmasi
a.    Dibawah bimbingan guru siswa diberi kesempatan untuk melaporkan hasil kerja kelompoknya dengan disiplin.
b.   Guru memberikan umpan balik dan penguatan positif dalam bentuk lisan, tulisan, maupun isyarat terhadap keberhasilan hasil kerja kelompok.
c.    Guru bersama siswa menyimpulkan hasil kerja LKS dan hasil kuis.
3.   Kegiatan Akhir (±10 menit)
a.    Guru dengan seluruh siswa bersama-sama merangkum materi tentang sistem pencernaan manusia.
b.   Guru melakukan evaluasi terhadap hasil belajar siswa melalui tes tertulis.
c.    Guru melakukan tindak lanjut dengan memberikan PR
J.   Alat dan Sumber Belajar
1. Sumber belajar
a.       Choiril Azmiyawati, Wigati Hadi Omegawati dan Rohana Kusumawati. IPA Salingtemas 4 untuk SD/MI Kelas IV SD. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009

2. Media
Multimedia pembelajaran
K. PENILAIAN
1. Aspek yang dinilai
     a. Kognitif  yaitu kemampuan siswa dalam memahami pelajaran.
     b. Afektif yaitu sikap siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran.
c.  Psikomotor yaitu keterampilan siswa dalam memanfaatkan media yang disediakan.
2.  Prosedur Penilaian
     - Pre test           : secara lisan (apersepsi)
     - Post test          : secara tertulis (tes pilihan ganda)
3. Jenis Tes
1)      Kognitif
a.    Alat Penilaian
Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang tepat!
1.
Gambar di samping termasuk simbiosis
mutualisme karena . . . .






a.
lebah untung, sedangkan bunga rugi





b.
lebah rugi, sedangkan bunga untung








c.
lebah tidak rugi, sedangkan








d.
lebah dan bunga sama-sama untung







2.
hubungan yang saling menguntungkan antara dua makhluk hidup berbeda disebut . . . .








a.
Sisbiosis mutualisme
b.
Simbiosis komensalisme




b.
Simbiosis parasitisme
d.
Cagar alam



3.
Kutu di rambut harus di basmi karena kutu . . . .


a.
merugikan






b.
menguntungkan








c.
menyehatkan









d.
menyuburkan














4.
Hubungan antar dua makhluk hidup pada gambar di bawah ini bersifat . . . .


















































a.
saling menguntungkan








b.
saling merugikan








c.
sama-sama tidak diuntungkan








d.
sama-sama tidak dirugikan







5.
Contoh hewan yang melakukan simbiosis komensalisme adalah ....




a.
tanaman rafflesia dengan tumbuhan di sekitarnya



b.
burung jalak dengan kerbau




c.
ikan hiu dengan ikan remora




d.
tali putri dengan tanaman inang



6.
Pohon mangga  Pak Nyoman ditumbuhi banyak benalu, kemungkinan setelah beberapa bulan pohon mangga Pak Nyoman akan . . . .








a.
berbuah lebat






b.
terganggu pertumbuhannya





c.
daunnya lebat









d.
buahnya manis








7.
Kerbau merasa diuntungan dengan adanya burung jalak, karena burung jalak . . . .


a.
memakan bulu kerbau








b.
memakan kutu yang ada pada kerbau








c.
bermain bersama kerbau








d.
menginjak punggung kerbau







8.
Simbiosis antara nyamuk dengan manusia dissebut simbiosis . . . .




a.
mutualisme


c.
parasitisme



b.
komensalisme


d.
saling menguntungkan


9.
berikut ini yang termasuk contoh simbiosis komensalisme adalah . . . .




a.
kupu-kupu dengan bunga








b.
kerbau dengan burung jalak








c.
anggrek dengan pohon mangga








d.
nyamuk dengan kerbau







10.
Hubungan antara tumbuhan tali putri dengan tumbuhan yang ditumpanginya merupakan simbiosis . . . .








a.
mutualisme


c.
parasitisme



b.
komensalisme


d.
saling menguntungkan





















b. Kunci Jawaban
1.      d                       6. b
2.      a                        7. b
3.      a                        8. c
4.      a                        9. c
5.      c                        10. c
a.    Penskoran
Bobot aspek kognitif  = 50%
Banyak soal = 10
Bobot masing-masing soal = 1
Skor Maksimal = 10
N1 (Nilai Kognitif) :     x 100 x
2)   Karakter
a.    Penskoran
Penskoran berkisar = 1-2
Skor Maksimal = 6
Bobot penilaian karakter = 50%
N2 (Nilai Karakter) :     x 100 x
b.   Karakter yang diharapkan dalam pembelajaran ini adalah :
-    Tanggung jawab
-    Kerjasama
-    Disiplin
3)   Nilai Total = Nilai Kognitif (N1) + Nilai Karakter (N2)







L.  Lampiran
a.   Format Penilaian Kognitif (N1)
NO
Kode Siswa
Soal
Skor
Nilai
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
1













2













Dst














No
Karakter yang diamati
Deskripsi
Skor Maksimal
1
Tanggung Jawab
1)  Menyelesaikan tugas tepat waktu.
2)  Mengerjakan tugas dengan baik.
2
2
Kerjasama
1)  Bekerjasama dengan baik dalam kelompok.
2)  Menghargai pendapat siswa yang lain.
2
3
Disiplin
1)  Tidak bermain saat pembelajaran.
2)  Tertib di dalam kelas.
2
b.   Format Penilaian Karakter (N2)
       
        Pedoman Penskoran untuk masing-masing karakter adalah sebagai berikut :
        Skor 1 diberikan jika 1 deskripsi pada masing-masing karakter dilakukan siswa.
        Skor 2 diberikan jika 2 deskripsi pada masing-masing karakter dilakukan siswa.
No
Kode Siswa
Aspek yang dinilai
Jumlah Skor
Nilai
Tanggung Jawab
Kerjasama
Disiplin
1
2
1
2
1
2
1









2









Dst









Berilah tanda checklist ( pada kolom di bawah ini jika deskripsi dari masing-masing karakter dilakukan oleh siswa!
c.       Format Nilai Total
Nilai total = N1 (Nilai Kognitif) + N2 (Nilai Karakter)
No
Kode Siswa
N1
N2
Ntotal
( N1 + N2 )
1




2




Dst










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar